Latar Belakang Unit Perkebunan

Desa Bukit Gajah adalah Desa Eks Trans yang dimana Penduduk Awal adalah Anggota Plasma yaitu memiliki Kebun Kelapa Sawit yang dikelola melalui KUD yang berada di Desa Bukit Gajah, Berkembangnya Penduduk maka akan semakin banyak kebutuhan yang dibutuhkan tidak terkecuali dengan inginnya memiliki Kebun Kelapa Sawit. Meski Pecahan KK sebagian kecil telah memiliki Kebun namun dalam hal ini pengelolaan masih dikelola dengan sendiri - sendiri.BUM Desa Amanah Melalui Musyawarah Desa dengan Tokoh Masyarakat dan juga Kepala Desa dan BPD  melahirkan suatu gagasan agar Pecahan KK yang mayoritas adalah pekerja Buruh untuk dapat meningkatakan Taraf Hidup melalui Program Pembelian Kebun secara Kelompok melalui BUM Desa Amanah.Selain dari itu, Memiliki Kebun juga bermaksud meningkatkan Pendatapan BUM Desa Amanah, selain dari Masyarakat BUM Desa Amanah kini telah memilik Aset Berupa Kebun dan Mess Pekerja Kebun.Terhitung Sejak 2 Maret 2021 Unit Perkebunan dibentuk yang bermodal dari Dana Desa sebesar Rp. 100.000.000,- (Perdes 3 tahun 2021) dan Penyertaan Modal Desa dari BKK sebesar Rp. 76.000.000,- (Perdes 12 tahun 2021).

Sejarah Terbentuknya Unit Perkebunan​

Diawali dari Program Gadai pada Unit Pembiyaan yang pada mulanya menggadai ladang seluas 2 ha dalam kurun waktu 2 tahun sebagai Masa Uji kelayakan serta Potensi mengelola Ladang melalui BUM Desa Amanah kini BUM Desa telah memiliki Mitra Kelompok Tani yang di Bina memlaui Unit Perkebunan.  serta dilatar belakangi oleh Penumbangan Perkebunan Plasma secara massal, ini sangat berpengaruh pada Perekonomian Masyarakat Desa yang menggantungkan diri sebagai pekebun dan Pemanen atau buruh harian lepas. Melalui Program BUM Desa pada Unit Perkebunan, kini telah membina 3 kelompok yang terdiri dari :
1. Kelompok Tani Amanah Nol Satu berwilayah di Desa Ukui Dua dengan Luas 76,7 Ha Jumlah Anggota 38 orang;

2. Kelompok Tani Amanah Nol Dua berwilayah di Desa Seko Lubuk Tigo dengan Luas 186,3 Ha Jumlah Anggota 86 orang;

3. Kelompok Tani Amanah Nol Tiga berwilayah di Desa Pematang Jaya dan Petalongan dengan Luas 120 Ha Jumlah Anggota 74 Orangdengan terbentuknya Unit Perkebunan ini semoga dapat menjadikan Masyarakat Desa yang hidup sejahtera dan tentu mengurangi Angka Pengangguran.

TIM PERKEBUANAN

Bambang Mujianto

Kepala Unit Perkebunan

Intan Perata Sari, S.Si

Staff Administrasi

Kasno

Kepala KT 001

Sahrul

Kepala KT 002

Supadi Runawi

Kepala KT 003

Wilayah Kerja

Melalui Unit Perkebunan, kini BUM Desa Amanah telah memiliki beberapa Mitra Usaha diantaranya :
1. Ram Berlian di Lirik
2. PT Persada Agro Sawita di INHU
3. PT Gandaerah Hendana di Ukui Dua
4. PT Citra Agro Plan
5. Koperasi Syariah Banjar Sari di Lirik
dan telah membuka Peluang Pekerjaan bagi Masyarakat Desa Bukit Gajah dan Desa Wilayah Kerja Unit PerkebunanTerbentuknya 3 kelompok maka kini wilayah kerja Unit Perkebunan seluas 383 ha dengan jumlah anggota 198 orang

Kelompok Tani Amanah 01

23 Maret 2021 adalah kegiatan dimana awal mula merintis Perkebunan dan mengukur Kebun yang berapa di wilayah Ukui Dua sekaligus pembongkaran Mess Pekerja lama yang dilakukan pada tanggal 30 Mei 2021. Sistem Kelompok ini adalah Timbang Lapangan dengan mendirikan TPH (Tempat Penimbangan Hasil).

Selengkapnya .....

Kelompok Tani Amanah 02

Sebab tingginya permintaan dari Msyarakat, maka BUM Desa Amanah membentuk KT Amanah 02, di tanggal 29 September 2021 memalui BUM Desa Amanah Kelompok KT Amanah 02 membeli Ladang yang sebelumnya di kelola oleh PT MKS di Desa Seko Lubuk Tigo dengan sistem Panen Timbang DIlapangan (TPH) per masing-masing Kapling

Selengkapnya .....

Kelompok Tani Amanah 03

bulan Mei 2023, BUM Desa Melalui Unit Perkebunan membeli Ladang di wilayah Desa Pematang Jaya dan Petalongan yang sebelumnya di kelola oleh KUD Panca Ekatama yang berada di Desa Meranti (Palas). SIstem yang digunakan adalah Bagi Hasil secara menyeluruh yang penjualan TBS langsung ke PT PAS

Selengkapnya .....

Kegiatan Unit Perkebunan

Pemupukan

Pemupukan dilakukan untuk meningkatkan hasil produksi kelaa sawit yang adai di kebun amanah, karena dari pemupukan tanaman sawit dapat tumbuh lebih subur dan buahnya pun semakin banyak dan berisi yang kemudian bisa meningkatkan hasil tonase dan pendapatan masyarakat.​

Pemanenan

Pemanenan dilakukan dengan rotasi 10 hari seperti dilakukan di perusahaan kelapa sawit, pemanenan ini dilakukan berdasarkan tanggal perkelompok tani. pemanenan kelapa sawit juga mempunyai kriteria buah yang bisa di panen contohnya buah yang sudah matang di tandai oleh adanya berondolan yang jatuh dari buahnya, tidak diperkenankan memanen buah yang masih mentah karna akan ada penurunan produksi dan tidak diterima di PKS.​

Perbaikan Jalan

Untuk Mempermudah akses jalan yang di lalui mobil pengangkut sawit jalan utama dan jalan produksi selalu di perbaiki secara berkala, pada kegiatan ini penimbunan menggunakan batu dan tanah kering dilakukan oleh pekerja khusus yang merawat jalan kebun yang akan dilalui oleh mobil pengangkut buah. karena jika jalan tidak bisa dilalui oleh mobil langsir, maka akan menggunakan kendaraan langsir dan menambah biaya angkutan.​

Perawatan Kebun

Kegiatan ini biasanya berupa kegiatan mengimas, semprot gulma dan infus benalu, kegiatan ini dilakukan agar sawit yang masih produktif bisa mengeluarkan buahnya secara maksimal dan memudahkan untuk pemanen dalam pengambilan buah.​

Kerjasama Unit Perkebunan

PT. PAS

Kerjasama dengan PT PAS merupakan kerjasama dalam bidang penjualan TBS Kelapa sawit dengan harga yang berbeda dengan pengepul besar di luar kebun. selain kerjasama dalam penjualan TBS Kelapa sawit, kami juga bekerjasama dalam kebutuhan jangkos serta limbah yang dapat di manfaatkan untuk pertumbuhan kelapa sawit. 

PT. GNI

Kerjasama dengan PT. GNI merupakan kerjasama yang dilakukan dalam bidang kerjasama penjualan TBS kelapa sawit serta kerjasama pembimbingan kerja, pengawasan rendemen TBS Kelapa sawit yang di kelola oleh BUM Desa Amanah dan memberikan pelatihan serta pendidikan kepada kelompok tani yang di naungi oleh BUM Desa Amanah dan tidak menutup kemungkinan untuk kerjasama yang lebih jauh lagi.

PT CIPTA AGRO PLANT

Kerjasama ini merupakan kerjasama dalam bimbingan dan peningkatan produksi kelapa sawit. kerjasama ini meliputi pengendalian HPT, meningkatan kualitas tanah dengan cara mengidentifikasi unsurhara yang ada di tanah, selain itu kerjasama ini juga memberikan solusi untuk masalah masalah fisiologis yang ada pada tanaman kelapa sawit sehingga dapat di cegah serta di obati permasalahannya .

UNIT SAPRODI

Kerjasama antar unit ini merupakan kerjasama yang berkelanjutan dan terus memberikan keuntungan bersama antar unit, kerjasama ini berpusat pada pengadaan sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit seperti pupuk dan pestisida dengan harga yang lebih murah dari toko pertanian di sekitar ukui.

UNIT TRANSPORTASI

Kerjasama antar unit denga Unit Transportasi merupakan kerjasama yang saling membutuhkan, dimana perkebuan membutuhkan angkutan untuk mendistribusikan hasil produksi kebun kelapa sawit dan transportasi membutuhkan angkutan untuk memberikan pendapatan ke unit transportasi, selain untuk mengangkut hasil produksi unit transportasi jg sering mengangkut sarana dan prasarana perkebunan lainnya.

UNIVERSITAS RIAU

Kerjasma dengan Universitas Riau merupakan kerjasama dalam bidang teknologi dan penelitian, dimana pihak Universitas Riau memilih BUM Desa Amanah sebagai rekanan untuk meneliti kadar rendemen kelapa sawit yang di kelola oleh unit perkebunan dan hasil yang didapatkan menjadikan acuan untuk unit perkebunan agar dapat memberikan pengetahuan dan perawatan yang di butuhkan. 

Pengembangan Dan Pendidikan Unit Perkebunan

Sekolah Perkebuanan

Sekolah perkebunan adalah program yang di adakan oleh Unit perkebunan dengan kerjasama dengan Widya Erti Indonesia (WEI) dengan NJO, PT. Unilever Indonesia dan Aliansi gerakan pembangunan sawit mandiri (AGPSM) untuk meningkatkan pengetahuan akan program perkebuanan kelapa sawit yang ada di pemerintahan serta pengetahuan mengenal budidaya, teknologi, penanggulangan HPT yang ada pada kelapa sawit. selain itu masyatrakat juga di berikan sertifikat untuk yang ikut dan menyerap pengetahuan yang telah diberikan pemateri, program ini dilakukan sebanyak 8 kali pertemuan, dan output dari program ini masyarakat lebih mengenal budidaya kelapa sawit dan mengetahui program-program perkebunan kelapa sawit yang di berikan oleh pemerintah. 

Pelatihan Perkebunan

Pelatihan perkebunan merupakan agenda pendidikan yang sifatnya opsional, namun kami sangat antusias terhadap pendidikan yang menyangkut dengan perkebunan kelapa sawit, karena dengan mengikuti pelatihan-pelatihan yang di adakan oleh pemerintah maupusn swasta, kami dapat menambah pengetahuan serta relasi untuk memudahkan setiap program-program yang telah dibuat oleh unit perkebunan, dari pelatihan yang telah kami ikuti pengetahuan dan teknis kami di lapangan lebih teratur dan jauh lebih baik dari awal di bentuknya unit perkebunan, dan kedepan kami terus berupanya meningkatkan pengetahuan tentang perkebunan kelapa sawit agar perkebunan kelapa sawit yang kami kelola menberikan hasil yang sangat memuaskan untuk masyarakat yang tergabung di unit kami.

Sosialisasi RSPO, ISPO, dan STDB

Sosialisasi ini ditujukan untuk mengetahui istilah dan keuntungan dari adanya RSPO, ISPO, Dan STDB, dimana petani sawit swadaya hanya tau tentang budidaya dan panen tapi tidak memahami cara kerja pemerintah dalam mengelola perkebunan kelapa sawit swadaya, dengan adanya sosialisasi ini masyarakat diharapkan memahami dan lebih jeli dalam berkebun kelapa sawit terutama dalam legalitas hukum, seperti kepemilikan dan kelompok tani, dengan begitu petani kelapa sawit dapat menghasilkan produksi dengan aman tanpa adanya kekhawatiaran atas tanah yang di gunakan untuk berkebun, serta dapat bergabung dalam program program pemerintah yang sedang berjalan aga memperkecil biaya untuk perawatan dan pemupukan kelapa sawit.

Siexpo

Merupakan pelatihan perkebuanan kelapa sawit yang sangat luar biasa, karena banyak tokoh tokoh perkebunan serta intelektual yang hadir menjadi pemateri dalam pelatihan yang berlangsung selama 3 hari, dengan mengikuti pelatihan ini unit perkebunan memiliki ilmu serta relasi dalam pengelolaan kelapa sawit yang baik dan benar, serta dapat berdiskusi langsung dengan pemateri dalam menghadapi masalah masalah yang ada di Unit perkebunan, dari pelatihan ini unit perkebunan memiliki banyak pengetahuan yang dapat di terapkan di lapangan dan memiliki kemampuan yang lebih dalam mengelola perkebunan kelapa sawit.

Next Level Unit Perkebunan

Unit Perkebunan sudah memiliki pondasi kuat dalam menjalankan usahanya, namun banyak tantangan yang masih harus di hadapi serta cita-cita yang masih harus di capai, kami tidak akan berhenti disini, kami akan mengembangkan banyak hal di bidang perkebunan yang dapat membantu masyarakat serta meningkatkan pendapatan SHU Bumdesa Amanah, kedepan kami ingin menambah luasan perkebunan yang kami kelola untuk masyarakat, bekekerjasama dengan pihak pihak terkait untuk meningkatkan hasil produksi kelapa sawit serta mengontrol harga yang stabil untuk masyarakat yang tergabung dalam unit perkebunan.